Archive for March, 2006

malezzz….

Wednesday, March 29th, 2006

aduh, lagi males nulis, padahal banyak yang ada di otak yang pengen keluar tp pengennya ngomong, huehehehe…lagi manik tp ga ada yang bisa dicurhatin, gimana dong? mau les tapi males nih, tadi ujian substance abuse, bisa ga bisa deh, lho kok jadi curhat???katanya ga pengen nulis, tp nulis juga hhihihihih……
ada yang mau nemenin gue ngafe ga?hikshikshiks…tp gue lagi males ngafe sama cewe2 jomblo, hehehehe….sori ya yunita……..hahahaha……….tenang aja, besok kita bakal fitnes kan hehehe persiapan naik gunung nih, pokoknya harus ke madalawangi, gue udah tau jalannya, ih sok tau banget, naik pangrango aja belum pernah sok tau jalan, hehehe…tp kayaknya bakal jadi nih kali ini, gue seneng banget, sayangnya ga bisa pas bday gue, tp gapapa deh, demi temen2, naiknya gue undur seminggu setelah bday, siapa tau pas bday ada yang ajak gue dinner,hahahaha, berharap, eh, siapa tau, ada yang berminat???hehehehe………..
udah ah, shirley ternyata ol tuh, gue chat dulu sama dia, tp seperti biasa, dia harus defekasi dulu, habis itu gue bakal curhatin dia,hehehe,sayangnya ga bisa gue ajak si shirley ke cofbean or starbucks….

selalu
dengan KASIH
us3

the meaning of psychiatry

Thursday, March 23rd, 2006

Hari ini dimulai dan diakhiri dengan kurang baik walau di pertengahannya sangat baik, hehehe…diawali dengan bangun di pagi hari yang hujan, seperti biasa gue dibangunkan oleh KAHITNA dengan lagu cantiknya (eh, album barunya udah keluar loh!!!), emang gue sengaja pasang lagu itu di alarm handphone gue, maksudnya supaya gue semangat bangun di pagi hari, maklum narsis, tp ternyata kemalasan gue yang lebih dominan tiap hari dibanding narsisnya, jadilah gue tetep aja sering ketiduran lagi abis matiin alarm, hehehe…

hari ini seperti biasa tiap kamis gue latihan tenis, sebetulnya agak males, karena ujan dan waktu bangun gue berasa agak cape, maklum kemarinnya baru tidur lumayan malem karena pulangnya juga malem abis les inggris, tp gue tetep paksain latihan tenis, dan hasilnya gue cuma ber2 sama pelatih, sementara teman2 sejawat yang lain termasuk para konsulen tidak hadir, jadilah pukulan gue berantakan hari ini (rasionalisasi), selain emang gue merasa ga terlalu fit…

udah gitu nyaris telat masuk kuliah, gara2 dari rawamangun ke salemba lumayan macet, gue dateng bertepatan kuliah akan dimulai, dan ternyata kuliahnya sangat menginspirasi!!! hebat memang pak Bastaman! beliau adalah guru sejati, cara dia nerangin enak banget dan menggugah orang untuk mendengarkan, dia ngajar tentang logoterapi tp dia memulainya dengan memberikan overview mengenai aliran2 psikologi, dan gue baru menyadari apa yang sesungguhnya dimaksud dengan melihat manusia secara menyeluruh, selama ini gue berpendapat dengan 3 roda organobiologik-psikoedukasi-sosiokultural aja udah sangat menyeluruh, ternyata 4 besar aliran yang gue ketahui secara terpisah baru tampak jelas gambar besarnya, hari ini membuka mata gue tentang manusia secara keseluruhan dari sudut pandang psikiatri. luar biasa gimana beliau menjelaskan aliran psikoanalisis, psikologi perilaku, psikologi humanistik dan psikologi transpersonal itu ternyata merupakan satu kesatuan yang sayangnya the grand theorynya sampe sekarang belum ditemukan..gue sempat berpikir sih, apa lebih baik memang tidak pernah ditemukan atau memang tidak pernah ada, karena semua teori itu ada kan untuk lebih memahami tentang manusia, sementara manusia itu adalah misteri yang sangat besar dan jika misteri itu sudah terpecahkan mungkin hidup ini tidak akan lagi bermakna…

mungkin buat orang2 yang udah lama berkecimpung di dunia psikiatri, psikologi, dll, seperti mami misalnya, itu bukan suatu hal baru, tp jujur aja, gue betul2 merasa dapet pencerahan hari ini dari pak Bastaman…sampe2 cika bilang gue intoksikasi pak Bastaman,hehehe…

bicara soal makna hidup, itu yang menjadi dasar logoterapi; sang penemu Viktor Frankl, dengan rendah hati gue harus mengakui bahwa hari ini baru gue mengenal lebih banyak tentang Frankl yang selama ini gue ketahui secara sambil lalu aja; dan gue juga bisa melihat kenapa salah seorang temen gue menyukai Viktor Frankl,dari pengalamannya di camp konsentrasi nazi, dia justru menemukan teori yang buat gue luar biasa, bahwa hidup itu memiliki makna dalam setiap  situasi, bahkan dalam penderitaan sekalipun; karena dia melihat dalam kam konsentrasi itu, tercipta berbagai tipe manusia, yang secara garis besar adalah saint and swine, akan jadi apa seseorang ditentukan oleh dirinya sendiri, ia sendirilah yang memilih dengan kebebasan yang dimilikinya, bahwa situasi yang sangat mencekam di kam konsentrasi ternyata tidak menjadikan manusia menjadi terkekang kebebasannya namun tetap mempunyai kebebasan untuk menentukan pilihan dan memaknai hidupnya sendiri bahkan hidup orang lain; dan setiap manusia mampu melakukan itu dalam situasi paling buruk sekalipun.  Sebetulnya gue menangkap bahwa hal tersebut pada dasarnya berhubungan juga dengan kuliah mami hari sebelumnya tentang kognitif dan kuliah dr Lukas tentang gestalt; manusia itu punya kemampuan dan kebebasan untuk memilih dan itu ditentukan oleh pikirannya sendiri; dan itu menjadikan manusia yang dibentuk oleh sejarahnya bisa menentukan masa depannya;

ah, gue belum cukup pandai dalam mengolah ini semua, tp memang tahun kedua sebagai residen psikiatri ini begitu banyak ambivalennya, namun untungnya pada akhirnya justru semakin meyakinkan dan memantapkan diri gue bahwa gue tidak salah masuk ke psikiatri; tanpa gue sadari (unconscious) banyak perubahan yang terjadi dalam diri gue, yang sebetulnya gue rasakan ke arah positif, mudah2an orang lain juga merasakan itu; pelan2 gue bisa menterapi diri dan mulai menemukan kemantapan hati, makna hidup, terkadang mungkin itu membuat kita bingung; tp seperti kata Frankl, sebetulnya makna hidup itu terdapat dalam kehidupan itu sendiri, terpatri di dalamnya; bahkan dalam kesusahan sekalipun; mungkin kita harus lebih banyak menarik alam bawah sadar kita ke alam sadar ya untuk bisa menemukan makna hidup itu; bener ga mami?

gue masih harus banyak belajar; tp seperti yang gue bilang tadi, tahun kedua psikiatri ini sebetulnya lebih banyak dinamika yang terjadi; diawali dengan perasaan yang agak jenuh dan bosan pada semester pertama, dilanjutkan dengan kelelahan dan kecemasan di semester kedua karena banyaknya teori yang harus dipelajari; tp ternyata gue tergugah dengan teori2 tersebut; mulai dari Gestalt yang membantu gue membentuk gestalt baru, dan terus menerus diperbaharui, TA yang menyadarkan gue tentang script dan game yang selama ini gue jalankan; serta CBT yang menyadarkan gue betapa banyak dan sering irrational belief yang menguasai pikiran dan perilaku gue; semua itu terus terang menampar gue bolak balik; akhirnya disatukan dengan begitu dahsyat oleh Frankl melalui pak Bastaman dengan makna hidup; gue banyak belajar tahun 2006 ini; dan memang banyak perubahan yang gue alami, tp yang jelas hari ini gue menemukan bahwa gue semakin yakin dengan pilihan gue ke psikiatri; memang yang terberat dari semua itu adalah menerapkan teori2 dahsyat itu ke pasien, tp paling tidak jika sudah dimulai dari diri sendiri, harapannya akan membantu juga untuk pasien…

hari ini gue juga menemukan aliran mana yang cocok buat gue tanpa menutup diri pada keterbatasannya, gue menyukai psikologi humanis tentunya diikuti dengan cognitive-behavior dan dilengkapi dengan psikoanalisis; tp seperti kata Prof Santo, kita harus bisa merangkaikan teori2 itu dan menerapkan pada pasien sesuai dengan pasien…

menurut gue, teman2 gue banyak nih yang membutuhkan teori2 ini, hehehe…merwin, tanpa sadar lu sudah menemukan meaning of ur suffering selama masa penantian ini, gue melihat waktu kita di starbucks, lu sudah jauh lebih tenang dan bijak, huehehehe, u’ll get ur dream, bro!…yunita, gue yakin lu juga akan menemukan meaning dari penantian lu, sersia makna hidup itu akan membuat kita lebih bermakna, gue yakin loe akan banyak belajar di UST, don’t worry, I’m still ur psychiatrist, hehehe…igon, gue sebenernya pengen ngomong banyak sama loe…ricky, gimana proses pembelajaran lu di sana? gue yakin loe adalah orang yang selalu mencari dan menemukan makna dalam setiap perjalanan hidup loe, mungkin selama ini loe cuma belum menyadarinya; shirley, yuyu, mungkin loe berdua yang agak sama kayak gue, selama ini kita terlalu sibuk dengan rutinitas dan pikiran2 kita tanpa betul2 menyadari apa makna dari semua itu, kadang2 kita terlalu larut ya…sasa, yudieko dan adek2 gue yang lain, target, rencana dan tujuan akan membuat hidup loe lebih bermakna; masa kini kita boleh dipengaruhi masa lalu tp masa depan, kita punya kebebasan untuk menentukan; mudah2an saat studi berakhir kalian tidak menjadi seperti pemain bola di lapangan bola yang siap bermain namun kehilangan gawangnya, karena sejago apapun tim sepak bola itu, jika gawangnya hilang maka mereka tidak tahu lagi dimana golnya…nana, eka, gue rasa kita sudah menemukan banyak makna terutama dalam persahabatan, itu yang membuat persahabatan kita begitu indah sampai hari ini; miss u girls, never forget kebun raya bogor, hehehehe…

siapa lagi yang belum gue sebut?ah, adit…gue tau loe suka sama Frankl dan sekarang gue lebih mengerti tentang apa yang loe tulis di profile loe mengenai loe; perlu pembicaraan lebih panjang lagi tentang ini, tp gue harus berterima kasih karena mungkin tanpa loe sadari loe membantu gue menemukan makna dari suatu peristiwa :) apa yang loe cari ada di sana dit, seperti kata Frankl makna hidup terdapat dalam kehidupan itu sendiri :) u’ll find it, trust me…sebetulnya apa yang lu lakukan hampir sama dengan apa yang coba dilakukan oleh para ilmuwan yang berhubungan dengan manusia termasuk psikiater dan psikolog, misteri dari manusia, dalam hal elo, misteri dari hidup loe sendiri; jadi memang yang loe lakukan adalah sesuatu yang sangat humanis, gue tidak berusaha untuk sok tau tentang loe, tp ini lah pendapat gue, dan gue perlu feedback, sperti yang loe lakukan waktu itu :)

udah ah, udah panjang nih, kayaknya ada yang mau gue omongin lagi tp gue lupa, ya udah deh, besok gue harus bangun pagi dan sorenya terbang ke

surabaya

, can’t wait 2 c u na…. :)

selalu

dengan KASIH

us3

2 all my friends: GNOTI SEAUTON (mudah2n tulisannya ga salah, buat yang ga tau artinya, cari ya, itu PR buat kalian, hehehehe…)

p.s: upppsss…gue lupa, temen gue yang paling bermakna, EDO, hehehe…sori do, susah bicara tentang makna hidup dan berbagai teori psikologi ke elo, karena hidup dan diri loe secara keseluruhan adalah berbagai teori itu sendiri, hehehe…untunglah loe ga masuk psikiatri, mungkin loe akan menemukan that grand theory!  dengan berat hati tanpa mengecilkan makna yang lain u’r the grand theory of our family, bingung kan loe..hehehehe….

Saturday, March 11th, 2006

Untitled - Malique N d’Essentials

ketika kurasakan sudah

ada ruang di hatiku yg kau sentuh, ooh

dan ketika kusadari sudah

tak selalu indah cinta yg ada

mungkin memang ku yang harus mengerti

bila ku bukan yang ingin kau miliki

salahkah ku bila kaulah yang ada di hatiku, ooh

adakah ku singgah di hatimu

mungkinkah kau rindukan adaku

adakah ku sedikit di hatimu

bilakah ku mengganggu harimu

mungkin kau tak inginkan adaku

akankah ku sedikit di hatimu

bila memang ku yang harus mengerti

mengapa cintamu tak dapat kumiliki

salahkah ku bila kaulah yg ada di hatiku

kau yg ada di hatiku

bila cinta kita takkan tercipta

ku hanya sekedar ingin tuk mengerti

adakah diriku, oh, singgah hatimu

dan bilakah kau tahu

kaulah yg ada di hatiku

kau yg ada di hatiku

adakah ku di hatimu

Kenangan Terindah-samson

Aku yang lemah tanpamu

Aku yang rentan karena

Cinta yang tlah hilang darimu

Yang mampu menyanjungku

Selama mata terbuka

Sampai jantung tak berdetak

Selama itupun aku mampu untuk mengenangmu

Darimu kutemukan hidupku

Bagiku kaulah cinta sejati..

Wooo

( Begitu engkaulah; cinta sejati )

Bila yang tertulis untukku

Adalah yang terbaik untukmu

Kan

kujadikan kau kenangan

Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku

Meninggalkan jejak hidupmu

Yang tlah terukir abadi

Sebagai kenangan yang terindah

Bila yang tertulis untukku

Adalah yang terbaik untukmu

Kan

kujadikan kau kenangan

Yang terindah dalam hidupku

Namun takkan mudah bagiku

Meninggalkan jejak hidupmu

Yang tlah terukir abadi

Sebagai kenangan yang terindah

lagi…bukan untuk dibaca, kecuali igon :)

Thursday, March 2nd, 2006

Beberapa hari ini mungkin blog ini isinya akan ABG banget, maklumlah, yang nulis adalah orang yang baru mulai menyadari apa yang sesungguhnya terjadi, jadi gue sarankan bagi siapa aja yang seneng baca blog gue (yakin banget ya gue kalo ada orang yang baca), please, ga usah baca lah, isinya cuma curhatan seorang ABG, ga penting kok, loe2 yang baca mungkin cuma akan berpikir, oh, ternyata astri tuh begini ya, padahal belum tentu apa yang loe pikir itu benar…dan pada akhirnya menyesal dan mungkin merasa buang2 waktu membaca blog gue.

Seperti udah gue rasakan sejak semula, ada discrepancy antara apa yang gue rasakan dengan apa yang gue alami, ga mungkin nih, sementara gue selama ini begitu sulit untuk memutuskan, tp ketika itu terjadi gue merasa jauh lebih baik dari apa yang gue duga sebelumnya, superfisial, gue bersyukur bahwa gue jauh lebih tenang, tp deep inside, gue bingung, kenapa ya? Gue merasa seharusnya gue, lebih sedih, seharusnya gue tidak setenang ini, dan ternyata mungkin benar, entah itu sebetulnya game yang gue mainkan untuk mewujudkan script yang gue bikin bahwa gue harusnya sedih atau nirsadar gue sebetulnya memang tidak setenang ini.  Hal itu semakin terasa ketika dia pergi ke Aceh, entah apa yang ada di pikirannya sampai akhirnya dia memilih Aceh, entah apa yang terjadi sampai akhirnya dia betul-betul berangkat ke negri serambi Mekah itu..gue kaget, ada sedih, ada takut, ada kecewa, entah kenapa, sempat terbersit, ah..apa gue harus kembali lagi? Apa gue salah putus dari dia? Dengan geernya gue berpikir, apa karena putus dari gue membuat dia memilih ke Aceh? Ada takut kalau gue ga akan…ah, gue ga sanggup nulisnya…jangan, please, karena gue ga tau apa gue masih bisa bertahan kalau, ah udahlah, jangan berpikir begitu…dan ada rasa bersalah, sebetulnya perasaan gue memang tidak sestabil yang gue kira, sebetulnya gue banyak mengerahkan energi gue untuk memakai mekanisme pertahanan denial, atau mungkin juga sublimasi atau bahkan reaction formation sekaligus, lelah, gue merasa ego gue lelah, gue tidak tau lagi mana real self, mana actual self gue, apa yang gue lakukan ini jangan2 hanya kompulsi dari keinginan mewujudkan ideal self gue, terasa sekali ego gue lelah, dan gue betul2 merasakan apa yang namanya mood siklotimik, gila..gue bener2 bisa happy dalam sehari dan sangat down di malam harinya, gue masih menangis, kadang gue ga tau persis apa yang sebetulnya gue tangisi, gue bisa begitu happy di satu hari, tp begitu hipotym di hari berikut…kayak kemarin, gue betul2 hipotim, susah payah gue kerahkan energi psikis gue untuk berkonsentrasi pada pasien, dan memang betul, pasien membantu gue melupakan kesedihan sesaat, ketika berhadapan dengan pasien, gue bisa cukup tenang, tp sayang kemarin pasien cuma sedikit, dan di perjalanan pulang, gue nangis lagi, tanpa gue tau persis kenapa, gue cengeng banget ya, terasa ga nyaman, namun ga seperti biasa justru malam harinya gue lebih tenang kemarin, mungkin karena habis ke gereja dan gue juga lelah banget 2 hari berturut2 tidur cuma sekitar 4 jam, tadi pagi diawali dengan cukup menyenangkan, karena ada latihan tenis, pukulan gue udah mulai lumayan (pede ya), tp pelatihnya juga bilang gitu kok, dan bola2 gue udah lebih terarah, walau masih banyak yang melambung ke luar orbitnya, olahraga memang menyegarkan ya, ga cuma badan tp juga pikiran, hari ini gue menghadapi 7 pasien, menyenangkan, perasaan gue lebih enteng hari ini, mudah2an bertahan sampai malam dan besok…mungkin gue harus mengubah diagnosis, bukan bipolar tapi siklotimik, atau mungkin rapid cycling, yang prognosisnya paling buruk J

Sepertinya gue juga harus mulai jujur, gue ga suka ini, tp mungkin gue memang pelarian, gue betul2 ga bermaksud begitu, segalanya terjadi begitu cepat dan begitu banyak kebetulan, semua seakan mengarah pada suatu yang menimbulkan harapan, tp mungkin gue harus berkata jujur bahwa perasaan itu adalah pelarian daripada terus menyangkal bahwa dulu perasaan itu udah ada, dan ini hanya muncul kembali, memang dulu ada, tp dulu pun gue kan ga gitu deket sama dia, kalaupun ada rasa suka, mungkin hanya superfisial, secara dulu dia in a relationship juga, secara dulu ketemunya cuma seminggu sekali juga, secara dulu kenalnya ga sampe setahun, dan kalau perasaan itu ada sekarang, mungkin bukan seperti yang selama ini gue duga, mungkin bukan seperti pernyataan gue bahwa perasaan itu muncul kembali karena memang sudah sekian lama tersimpan di suatu tempat di hati gue, kalau dipikir secara logika, dalam 8 tahun ini, gue 2 kali pacaran, dan beberapa kali ‘dekat’ dengan beberapa orang tanpa pernah terlintas bahkan sekedar namanya apalagi bayangan wajahnya, kenapa tiba2 ketika dia datang sekarang perasaan itu langsung ada? Yah, mungkin itu semu, gue harus jujur, itu semu, dia muncul seakan di saat yang tepat, ketika kondisi sedang tidak baik, kita ketemu hanya dalam hitungan hari setelah gue putus, dan banyak yang ga berani gue bayangkan dulu dan ternyata terwujud begitu saja, tp itu terlalu cepat, dan gue terlalu melibatkan perasaan, mungkin semua ini semu, mungkin gue menjadi terlalu berharap pada apa yang tidak nyata, gue harus cepet keluar dan kembali kepada realita, biarkan semua itu berjalan secara nyata dan bukan mimpi yang berusaha gue wujudkan, nyatanya memang gue ga pernah bisa jadi diri sendiri di hadapan dia (maksud gue betul2 ketika berhadapan), di telpon mungkin gue bisa lebih jadi diri sendiri dan gue lebih merasa nyaman, tp di hadapan dia, gue tidak bisa, sulit..dan nyatanya, gue memang mengacaukan diri dan perasaan gue sendiri, dan mungkin gue jadi bersikap ga enak ke dia, entah dia sadar ato nggak..tp please, percaya, lepas dari pelarian atau bukan, apa yang gue lakukan itu betul2 tulus, apalagi blueberry dan kapsul2 itu, memang untuk loe dan gue berikan dengan tulus, perasaan ini aja yang mungkin pelarian, tp tindakan gue bukan suatu perwujudan pelarian, gue seneng ngobrol sama dia, gue seneng chat sama dia, seperti dengan teman2 lain, paling ga dengan dia wawasan gue jadi lebih terbuka, tp gue pengen perasaan ini tidak mengganggu..Ah, gue pede banget ya nulis ini di blog, yakin banget gue dia ga akan baca blog gue, perasaan gue mengatakan kemungkinan besar dia baca, tp logika gue mengatakan dia ga mungkin baca, jadi biarlah,kalopun dia baca, mudah2an tidak membuat semua menjadi lebih buruk, tp membuat dia lebih mengerti gue, sehingga kita bisa berteman dengan lebih enak, tp kalaupun dia jadi menjauh ya sudah, mungkin itu yang lebih baik, tp gue betul2 minta maaf, gue tau dia juga baru saja mengalami kondisi yang tidak menyenangkan dan gue tidak bermaksud membuat dia bertambah pusing dengan kehadiran gue, saat ini gue mencoba jujur, paling ga pada diri gue sendiri, dan sungguh, gue minta maaf…

Gue betul2 kangen dengan sahabat2 gue, entah kenapa sahabat2 gue semua jauh, nana di surabaya, eka dia australi, shirley, yuyu, edo, igon, ricky di manila, dewi di bandung, yudi di sukabumi, ada merwin, tp gue tau merwin pun menghadapi hal yang ga ringan, jd gue ga mau mengganggu merwin dengan masalah kecil gue ini, adek2 gue punya kesibukan masing2 juga, dan kadang gue merasa bersalah kalau mengganggu mereka, gue pribadi selalu berusaha keras untuk ada buat mereka, tp gue tdak mau mengganggu mereka dengan kesedihan gue…

Gue betul2 kangen dengan yang di manila, guys gue sampe mimpi pergi ke manila kemarin, ah andaikan gue bisa cuti seminggu untuk ketemu kalian, ingatan akan kalian bisa bikin gue nangis juga…

Seperti kata my sweet litl bro, biarkan TUHAN bekerja dengan jalannya, kadang gue lelah dengan rasa pedih ini, tp gue tau, kepedihan ini tidak ada artinya dengan kepedihan banyak orang, gue tau banyak hal yang harus gue syukuri dan gue masih bisa mensyukuri itu, tp terkadang gue betul2 cape, tp gue masih punya keyakinan, bahwa gue bisa lebih baik, karena gue rasa, masih banyak yang harus gue lakukan, masih banyak yang membutuhkan keberadaan gue secara sehat (walau kadang gue ragu, apakah gue mampu membuat hidup orang lebih berarti dengan keberadaan gue)…

Ada

hal yang pengen gue cerita juga, tp bakal jadi panjang banget, kapan2 aja ya, singkatnya gue udah belajar menjadi ibu beberapa hari ini, dan ternyata itu ga gampang, mudah2an keluarga gue bisa memberikan yang terbaik untuk Galang..

Paling nggak sekarang gue udah mulai latihan untuk bekal kalau nanti punya anak, ah..astri, punya pacar aja ga bisa, kok mau punya anak, hehehe…

Udah ah

selalu

dengan KASIH

us3

caritas CRISTI urget nos

Apa yang kau alami kini mungkin tak dapat engkau mengerti

Satu hal tanamkan di hati indah semua yang TUHAN b’ri

TUHANmu tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti

Cobaan yang engkau alami tak melebihi kekuatanmu

Tangan TUHAN sedang merenda, suatu karya yang agung mulia

Saatnya

kan

tiba nanti kau lihat PELANGI KASIHNYA